Rabu, 24 September 2014

POEM



ada waktu ketika inspirasi yang kau berikan teringat dan terbayang hingga mataku terpejam dalam istirahatku yang pulas............
kau tahu, saat itu aku pasti tersenyum dalam sela-sela nafas yang berat karena sakitku yang belum pulih....
selalu ada jejak-jejak indah engkau di hatiku
sejak pertama kali aku melihatmu dari kejauhan ketika itu
hanya memandang, menyapamu rasanya tak puas


hingga kau cairkan hatiku yang membeku




dengan percikan api semangat yang menggugah jiwaku

tak tahu kapan aku menerima kau di dermaga hatiku
entah ketika setiap ujung pembicaraan selalu ada kata cinta darimu
atau sejak kau duduk disampingku mendengarkan cerita tentangku
atau ketika sebuah komunikasiku dengan Rabb saat awal aku menyebut namamu
sebuah sentuhan hati yang lembut dalam dinginnya pribadiku
mampu melukis rindu di semesta kalbu ini
kau lebih sering melihatku "diam" dan tidak mempedulikanmu



bahkan seperti tidak mendengar semua ucapmu

tapi sadarkah engkau bahwa semua kebersamaan kita terekam dalam slide-slide ingatanku hingga kau katakan sendiri "aku ibarat bayanganmu"
yang mengingat semua ucapanmu
ketahuilah
ketika ku sanggup menatap dirimu lekat
maka saat itu tidak ada suatu apapun yang kurahasiakan lagi
tapi jika ku lebih sering menunduk
maka saat itu aku tengah ditimpa sebuah masalah
dan mulutku serasa terkunci untuk mengungkapkannya padamu
ketika seperti itu
bertanyalah hingga aku mampu berbicara
biarkan saja air mata mengalir atau jika kau ingin, hapuslah dengan lembut buliran bening itu
untuk sebuah asa kita
ingatlah selalu, mungkin di kota ini, atau di luar sana





Capture.PNGCapture.PNGmimpi itu akan kita genggam bersama

atas izin dan kehendakNya








Insya Allah

jagalah sebuah bentuk "paket" yang diistimewa yang kini ada di hatimu
hingga ia tetap merekah sampai jejak kaki kita juga berbekas di Syurga
tetap pada satu sebab karena Allah dan semua karena Allah

Tidak ada komentar: